Langsung ke konten utama

Hijrah ke London? Haruskah?



Kalau menurut Band The Changcuters hijrah berarti ke London? Menurut saya, TIDAK! Kenapa? Karena hijrah itu perpindahan dari hal yang buruk menuju hal yang baik, perubahan dari yang merugikan menuju kebermanfaatan, serta meninggalkan kekufuran menuju kemuliaan. Karena hijrah itu mengganti ketakutan menjadi kekuatan, mengganti kekhawatiran menjadi keamanan, karena hijrah mengubah segalanya menuju konteks ‘kebenaran’.

Makna dari lirik lagu Hijrah ke London memang tidaklah salah, karena hijrah adalah perpindahan, bukan? Namun dalam konteks ini, saya lebih menekankan pada hijrah dalam arti sebenarnya. Sebuah ‘kata’ tentu memiliki pengertian dan makna yang beragam, namun pasti ada suatu pengertian dan makna secara umum tentang ‘kata’ tersebut. Tak terkecuali dengan ‘Hijrah’. Apa sih Hijrah? Kalau mau iseng nyari di Google dengan keyword ‘Definisi Hijrah’, kita akan disuguhkan dengan rentetan sumber yang berbeda-beda, yang kalau kita klik akan memuat seluruh penjelasan mengenai ‘Hijrah’ dari yang paling penting, penting, sampai yang gak penting. Namun secara umum, menurut bahasa Hijrah berasal dari kata hajara yang berarti meninggalkan yang satu kepada yang lain, berpindah dan berubah. Sedangkan menurut istilah, Hijrah merujuk pada sejarah hijrah Nabi Muhammad saw. beserta kaum muhajirin dari Makkah ke Madinah untuk mempertahankan dan menegakkan syariat Islam.

Merujuk pada pengertian Hijrah menurut bahasa, maka Hijrah adalah perubahan. Berubah menjadi power ranger? BUKAN! Tapi hijrah adalah perubahan secara sadar dari dalam diri pribadi untuk menjadi manusia yang lebih baik setiap harinya, belajar dari kesalahan di masa lalu untuk memperbaiki hidup di masa depan. Gak peduli seburuk dan sejahiliyah apapun masa lalu kita, tapi yang pasti masa depan kita masih tetap suci, dan menunggu kita untuk menjadikannya masa depan yang gemilang, masa depan yang membawa kebermanfaatan bagi diri sendiri dan orang lain. Apa yang kita dapatkan di masa depan tergantung apa yang kita tuai hari ini, maka jika hari ini kita memutuskan untuk berpindah dari pribadi yang tidak baik menuju ke yang baik, maka hasil yang kita dapatkan nanti pun akan berupa kebaikan. Kalau kata Raditya Dika, ‘hidup itu perpindahan, kalau lo mau pindah ke tempat yang baru, maka lo juga harus siap meninggalkan yang lama’. Maka dari itu, hijrah bukan sekedar perubahan di hari ini aja, di minggu ini aja, di bulan ini aja, atau di tahun ini aja. Tapi harus berkelanjutan, harus Istiqomah, berlanjut meski berganti hari, minggu, bulan, bahkan tahun. Sampai akhirnya setelah sekian lama perubahan baik itu dilakukan, kita akan menyadari bahwa hijrah itu membantu kita mengetahui siapa diri kita sebenarnya dan untuk apa kita hidup. “Tapi kan Istiqomah itu susah L, itulah suara-suara sumbang yang pasti dirasakan oleh setiap diri kita, tapi percaya deh, gak ada yang susah kalau kita berpikiran hal itu mudah. Kalau digambarkan berupa grafik, maka istiqomah akan menghasilkan garis yang naik-turun, namun semakin lama dan dilihat dari awalnya garis itu akan membentuk garis yang menanjak yang berarti peningkatan yang signifikan. Maka, hijrah atau perubahan yang istiqomah haruslah juga seperti itu. Jadi, hijrah itu gak perlu ke London atau nunggu nanti kalau udah tua, tapi hijrah itu dimulai dari hari ini, saat ini, dimulai dari... sekarang.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Keterasiangan yang Mulia

Kadang sepi menjadi teman setiap orang, terutama dalam kesendiriannya. Merasa terasingkan dari sekeliling yang bersungut-sungut memamerkan suka cita. Seolah mereka orang paling bahagia di dunia. Mati-matian mengejar sesuatu yang bahkan tidak bisa dibawa mati, hanya demi sebuah kebahagiaan fana. Padahal, betapa berbahagianya kalian yang merasa terasingkan. Karena : “Islam muncul dalam keadaan asing, dan ia akan kembali dalam keadaan asing, maka beruntunglah orang-orang yang terasingkan itu.” (HR. Muslim no. 208) Terasingkan adalah suatu keberuntungan. Karena Allah menjanjikan pada setiap yang tetap berbuat baik di saat manusia lain rusak, maka Surga-lah jaminannya. “Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Tuhan kami ialah Allah” kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka dengan mengatakan: “Janganlah kamu takut dan janganlah merasa sedih; dan gembirakanlah mereka dengan jannah yang telah dijanjikan Allah kepadamu. Kamilah pe...

Orang-orang Hebatku

Halo manusia-manusia ajaib! Kenapa ajaib? Karena kalian begitu istimewa buatku. Ajaib karena dengan mudahnya membuatku jatuh hati pada kalian. Ajaib karena dengan mudahnya kalian membuatku tertawa meski hatiku tengah tak beres. Ajaib karena bersama kalian segalanya terasa lebih mudah dan menyenangkan. Kalian bukan sekedar teman se-kampus ataupun se-jurusan, entah apa namanya aku tak tahu, mungkin 'sahabat' tapi aku rasa kata itu saja tak cukup untuk menggambarkannya. Tapi yang jelas kebahagiaan kalian adalah salah satu yang penting untukku. Perbedaan di antara kita tidaklah sedikit, mulai dari karakter, sifat, perilaku, kesukaan, ketidaksukaan, hobi, dan sebagainya. Tapi dengan hal itu tidak mumbuat kita terpecah-belah, justru dengannya kita memaham arti sebuah perbedaan, bukan untuk disatukan, tapi berjalan berdampingan. Kesibukan diri masing-masing membuat kita jarang sekali berkumpul dengan lengkap. Seringnya aku rindu masa-masa kita bersama dengan lengkap. Seperti s...